Langsung ke konten utama

Unable to Connect VPN/PPTP when Firewall Active ~ Fedora 26

what is a vpn
Masalah ini sebetulnya sudah terjadi cukup lama, ketika saya memasang Fedora ke perangkat yang saya gunakan. Kenapa Fedora? Karena ketika saya menggunakan distro GnU/Linux Ubuntu, saya tidak menemui masalah untuk terkoneksi ke VPN.

Saya menggunakan distro GnU/Linux Fedora 26. Titik masalah sebetulnya sudah teridentifikasi. Firewall yang aktif secara baku pada Fedora menghalangi saya untuk bisa terkoneksi dengan VPN. Agar saya bisa terhubung dengan VPN, akhirnya saya harus menonaktifkan firewall kemudian mengaktifkannya ketika saya tidak menggunakan VPN.

Namun saya merasa "telanjang" ketika firewall dinon-aktifkan :D. Mungkin itu perasaan saya ajah kali yak, tapi...saya penasaran untuk menemukan cara, bagaimana supaya saya bisa terkoneksi ke VPN tanpa harus menonaktifkan firewall dan ketemu caranya.

Sebagai catatan, cara-cara yang saya tuliskan di sini, ada dalam forum diskusi yang saya gunakan sebagai rujukan.

Cara pertama, dengan menambahkan koneksi pptp ke dalam setelan firewall Fedora. Namun sayang, cara ini ternyata tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Bahkan setelah memula ulang layanan firewall, cara ini tidak dapat berfungsi sesuai harapan.

Cara kedua, dengan memasukkan perintah-perintah di bawah melalui perintah baris.
firewall-cmd --permanent --direct --add-rule ipv4 filter INPUT 0 -p gre -j ACCEPT 
firewall-cmd --permanent --direct --add-rule ipv6 filter INPUT 0 -p gre -j ACCEPT 
firewall-cmd --reload
Lakukan secara berurutan. Hasilnya? Saya pun bisa terkoneksi ke VPN tanpa harus menonaktifkan firewall.

Demikian dan silahkan. Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan ;).


Rujukan:
[1] https://goo.gl/d3ZSQR
[2] https://goo.gl/MLqULK


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Working with CSV for Biblio Data Import : SLiMS Tip Part 1

Gaya-gayaan ya, mau nulis tentang beginian. Karena saya juga bingung, mau mulainya dari mana. Semuanya dimulai dari pertanyaan seorang kawan, sebetulnya sudah banyak yang mengajukan pertanyaan yang sama, tapi entah kenapa, rasa ketertarikan untuk mencari tahu lebih menggelora saat ini. Saking menggeloranya, ya itu tadi, bingung mau mulai dari mana. Dan pada akhirnya, saya putuskan untuk untuk menulisnya menjadi 2 (dua) bagian. Pada bagian pertama ini, saya akan menjelaskan, ada apa dengan berkas .csv, sekalipun berkas .csv tersebut dihasilkan oleh sub-menu Biblio Data Export dan telah disunting sesuai dengan kolom-kolom yang tersedia, namun hasil akhirnya tetap tidak bisa masuk dengan baik, ketika kita mengimpor data lewat sub-menu Biblio Data Import . Pada bagian kedua , saya akan menjelaskan tentang bagaimana melakukan proses penyimpanan data, langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan supaya hasil akhir berkas .csv dapat diimpor dengan baik oleh SLiMS. Untuk tulisan ini, saya be...

Tampilan Terbagi ~ Notepad++

logo notepad++ (sumber wikipedia) Mesti dah pada paham lah, apa itu notepad++ . Ya? Pemahaman sederhana saya, notepad++ merupakan salah satu perangkat penyunting teks yang digunakan, utamanya, untuk menyunting berkas  pemrograman. Tentunya, lingkungan yang digunakan adalah lingkungan sistem operasi MS-Windows. Bisa saja digunakan untuk menyunting hal lain. Atau bahkan membuat berkas teks mandiri guna keperluan selain dari penulisan bahasa pemrograman. Saya ngga' akan menjelaskan panjang lebar tentang apa dan bagaimana aplikasi ini. Yang ingin saya tuliskan di sini hanya, bagaimana membuat tampilan terbagi ( split view ) pada notepad++. Apa guna? Bagi saya, untuk membandingkan isi dari satu skrip (pemrograman) dengan skrip yang lain. Fungsi ini saya perlukan disaat saya ingin melihat perubahan dari skrip yang saya susun (namun memiliki kutu) dengan skrip hasil perbaikan kawan saya. Mari kita mulai dengan gambar pertama. Di bagian ini, kita buka berkas yang ingin kita su...

konversi data isis ke senayan

setelah data isis kita konversi , data hasil ubahan tersebut bisa dimanfaatkan di aplikasi lain. yang paling sederhana, seperti contoh sebelumnya, bisa kita lihat pake ms-excel atau ooo spreadsheet (a.k.a. calc). atau malah, ke aplikasi yang lebih keren lagi, like... senayan atau freelib dimana untuk kasus saya, setelah hasil konversinya dirapihkan tentunya. kenapa, ternyata, hasil konversinya hancur berantakan. field lari kemana-mana. ngga' jelas ajah, waktu hasil konversi mentah2 di import ke basis data senayan (yang baru sempet dicoba ini, abisnya), inputnya berantakan. isian tiap field ngga' jelas. anyhow...setelah melakukan sedikit retouch pada hasil konversi -- oiya, sebelum lanjut lebih jauh, ngga' semua data hasil konversi dibenerin. sebagai bahan percobaan, hanya sekitar 20 data yang diambil terus diperbaiki -- akhirnya hasil konversi bisa dengan rapih tersusun di dalam senayan. takes time memang, apalagi kalo hasil konversinya dah paling ngga'...lebih dari ...