Selasa, 14 Juni 2016

This Incident Will be Reported ~ Sudoers

Jadi, ketika baru selesai masang GnU/Linux Debian, kebetulan memasang Debian 8, biasanya untuk akses super user, saya menggunakan perintah "su" yang langsung ke root. Lancar-lancar ajah sich kalo akses root mah. Nah, yang bermasalahnya ketika kita mencoba akses super user dengan menggunakan perintah "sudo". Pesan galat yang keluar adalah:
is not in the sudoers file.  This incident will be reported. 
Tenang, tenang, banyak jalan menuju roma. Salah satu hal yang dilakukan untuk memasukkan nama pengguna ke dalam berkas sudoers adalah dengan cara, memeriksa apakah kita sudah memasang paket "sudo". Paket ini, berdasarkan pengamatan, sejatinya sudah dipasangkan otomatis oleh sistem. Jadi hasilnya, ketika kita memeriksa, akan muncul pesan:
sudo is already the newest version
Selanjutnya, kita akan memasukkan nama pengguna kita ke dalam grup sudo. caranya adalah:
adduser user_name sudo
Berikutnya adalah menyunting berkas "sudoers" yang berada di dalam direktori /etc/
# nano /etc/sudoers
Silahkan sunting dengan penyunting berkas kesukaan Anda. Nano merupakan salah satu contoh penyunting berkas yang saya gunakan.

Di dalam berkas sudoers, cari baris yang berisi "%sudo ALL=(ALL:ALL) ALL". Nah, di bawah baris ini, silahkan masukkan:
user_name ALL=(ALL:ALL) ALL
Selesai. Silahkan simpan berkas yang sudah disunting. Apabila sudah disimpan, langkah selanjutnya silahkan coba akses menggunakan perintah sudo. Cara di atas bersifat cespleng untuk kasus saya. Semoga demikian untuk kasus Anda :). Semoga membantu.

Bahan bacaan:

  1. https://www.privateinternetaccess.com/forum/discussion/18063/debian-8-1-0-jessie-sudo-fix-not-installed-by-default 

 
 

Kamis, 09 Juni 2016

Samba Configuration on Debian 8.5 Jessie

Ternyata, komputer yang saya gunakan ini sering sekali diakses oleh rekan kerja karena berbagai data yang ada dibutuhkan untuk lintas pekerjaan. Menjadi repot ketika saya tidak sedang di kantor pada saat dibutuhkan. Belum lagi kata kunci yang tidak melulu diketahui oleh rekan kerja. Salah satu cara membagi berkas pekerjaan adalah dengan menggunakan samba. Ini karena sistem operasi yang saya gunakan adalah GnU/Linux Debian sedangkan rekan kerja menggunakan sistem operasi MS Windows.

Konfigurasi berkas mutlak diperlukan. Supaya memudahkan, biasanya saya menyimpan konfigurasi berkas yang sukses telah berjalan untuk jaga-jaga. Berikut adalah konfigurasi smb.conf yang saya gunakan:

[nama direktori 1]
path = /pola/direktori/1
comment = silahkan isi sesuka hati readonly = no
public = yes
browseable = yes
guest ok = no
valid users = @nama_user_1, @nama_user_2
[nama direktori 2]
path = /pola/direktori/2
comment = silahkan isi sesuka hati readonly = no
public = yes
browseable = yes
        guest ok = no
valid users = @nama_user_1, @nama_user_2

Tinggal disesuaikan, berapa direktori yang ingin Anda bagikan. Dalam kasus saya, ada dua direktori kerja yang saya bagi-pakai. Jadinya, dua setelan tersebut di atas.

Langkah selanjutnya adalah dengan membuat akun pengguna sesuai "valid users" yang sudah didefinisikan. Perintah yang digunakan adalah:

# adduser nama_user_1

Silahkan sesuaikan isinya berdasarkan pertanyaan yang diberikan oleh sistem. Utamanya sich, nama pengguna dan kata kunci. Bagian lainnya bisa dikosongkan. Tambahkan banyaknya pengguna, sesuai dengan jumlah pengguna yang sudah dimasukkan dalam konfigurasi tadi.

Berikutnya adalah memasukkan kata kunci sama untuk masing-masing pengguna yang sudah ditambahkan tadi. Yang perlu dilakukan adalah, masukkan perintah ini:

# smbpasswd -a nama_user_1

Silahkan masukkan kata kunci yang sama seperti kata kunci saat pembuatan pengguna atau boleh berbeda. Kata kunci ini digunakan ketika pengguna akan mengakses berkas/direktori yang dibagi. Tambahkan kata kunci samba sebanyak pengguna yang dibuat dalam konfigurasi tadi.

Setelah proses di atas selesai dilakukan, langkah terakhir adalah dengan memula-ulang layanan samba dengan perintah:

# /etc/init.d/samba restart

atau

# systemctl restart smbd

Silahkan nikmati berbagi menggunakan samba untuk lintas sistem operasi :). Semoga bermanfaat.

nb.
itu "readonly = no" diturunkan satu paragraf ya. jadi posisinya di bawah "comment".

Bahan bacaan: