Namanya perubahan, pasti akan membawa rasa yang berbeda. Akan muncul perasaan tidak nyaman kala kita "dipaksa" untuk menikmati perubahan yang ada. Walaupun begitu, di lingkungan destop GNU/Linux tidak ada yang namanya pemaksaan absolut. Selalu ada alternatif bagi yang tidak menginginkan banyak perubahan. Bicara lingkungan destop, pengguna GNU/Linux Ubuntu (Ubuntu) tentu paham dengan Unity. Konsep awal Unity adalah, untuk menyatukan lingkungan destop Ubuntu yang tadinya terpisah antara lingkungan destop untuk PC/Notebook, dengan lingkungan destop pada Netbook. Unity mulai diperkenalkan sejak rilis 10.10 bagi Ubuntu untuk Netbook. Lalu tiba saatnya Unity diumumkan sebagai pengganti Gnome untuk lingkungan destop pada Ubuntu. Revolusi ini dimulai pada rilis 11.04, dengan menjadikan Unity sebagai antarmuka standar bagi lingkungan destop Ubuntu. Tidak ada yang salah dengan Unity. Hanya saja, perubahan antarmuka yang drastis mengakibatkan banyak pengguna yang merasa tidak nyam...
Mencoba Menjadi Manusia Indonesia yang Lebih Baik