setting xserver di hardy

dah pake hardy belom? upgrade apa fresh install? nah...kalo saya, fresh install, dengan memformat ulang / (root) sama /home. kesan pertama, begitu menggoda. cuman...mana screen and graphicsnya? padahal, saya begitu mengidolakan fitur ini, sejak keluar pertama kali di feisty, cmiiw.

kenapa screen and graphics? karena dengan fitur ini, kita bebas mengendalikan setingan xserver kita, secara grafis. gampang khan? tanpa harus banyak maen di konsol. ya...walaupun favorit saya tetep, sudo dpkg-reconfigure xserver-xorg kalo bicara setting xserver yang handal, imo loh ;).

anyway, maksud tulisan ini adalah, gimana caranya mengembalikan resolusi monitor ketika resolusi yang kita harapkan tidak muncul. yang saya ketahui dari sini [0], hardy udah ngga' menggunakan perintah sudo dpkg-reconfigure xserver-xorg untuk menyetel segala sesuatu yang berhubungan dengan xserver. hardy menggunakan perintah ini, xfix [1]. hanya saja, perintah ini ngga' bisa dijalankan di normal mode. perintah ini dijalankan di recovery mode. tau khan gimana masuk ke recovery mode? waktu grub loading (itu loh...yang hitung mundur. by default diset 2-3 detik gituh?), teken esc, maka akan muncul pilihan os mana yang akan kita loading. pilih, yang ujungnya ada....(recovery mode). cmiiw. nanti akan keluar window dengan 4 opsi. opsi yang terakhir xfix. pilih si xfix, enter, tinggal tunggu prosesnya selesai, reboot. login secara normal. kalo kasus saya, begitu dah di xfix, resolusi saat login masih 800x600, namun, begitu kita lihat di system-preferences-screen resolution, pilihan 1024x768 dah nongol. tinggal aktifin dech resolusi yang kita inginkan, apply dan...kembali ke ukuran semula ;).

[0] googlegroups id-ubuntu
[1] ubuntu Linux tips and tricks

Komentar

samosir mengatakan…
Kalo saya nginstall Ubuntu (Muslim Edition) 8.04 kayaknya udah langsung tersedia submenu "Screen and Graphic" Pak. Apa itu bug-nya Hardy Heron ya (d beberapa hardware)?
Kok kayaknya Ubuntu cepet banget gonta-ganti settingan ya?
BTW, makasih, jadi tambah ilmu.
buitenzorg812 mengatakan…
ow...begitu yach pak? hmmm...koq bisa beda yach? entah pak. saya juga bingung, kenapa bisa satu fitur dieliminasi dan diganti dengan fitur lainnya. imo, fitur yang dah cukup baik dan stabil ngga' usah diilangin yach. atau mungkin, hal2 tersebut merupakan bagian dari strategi marketingnya canonical (pengembang ubuntu). entah...yang penting, sekarang kita bisa menikmati kebebasan...dengan linux :D. sama2 pak, semoga bermanfaat.
makasih mas atas infonya. Saya jadi bisa buka resolusi 1024x768

rinovan

Postingan Populer