gara2 lagunya souljah dengan judul yang sama (walopun tingkat kepentingannya beda :D), jadi kepikiran. penting ngga' sich loe exist di dunia ini? gue pernah ngomong ke orang, kalo setiap manusia yang diciptain ke dunia ini, sudah ditentukan nasibnya dan pasti punya peran. dengan kata lain, penting. dengan segala keterbatasan yang ada di manusia, semua pasti punya keinginan untuk melakukan sesuatu, baik itu buat diri loe sendiri, buat lingkungan loe, atau mungkin, buat negara ini, yang lebih baik dari hari ke hari. kalo dah gituh, keinginan itu harapannya bisa jadi pecut, penyemangat supaya kita, paling ngga', produktif setiap harinya. positif loh, bukan yang ngga'2 :). harapan di atas idealnya seperti itu.
tapi, apa yang terjadi kalo tiba2, you are not in the mood to do something, tapi keterusan, sampe akhirnya loe berfikir...penting ngga' yach gue? jangan2...ada atau ngga' ada gue, dunia ini tetep sama. atau paling ngga', lingkungan sekitar gue ngga' akan kehilangan gue? apakah memang kaya' gitu kenyataanya? belakangan ini, gue merasa gitu. ngga' bisa melakukan apa2 dengan kemampuan yang gue punya (atau sebetulnya emang ngga' punya apa2 :D). serba salah! jadi ngga' tau mau ngapain. apa pola pikir kaya' gituh terbentuk karena gue memang menginginkan seperti itu, atau memang, lingkungan sekitar yang mendorong pikiran "loe ngga' penting" itu jadi terbentuk?
hmpf...kalo gue ngga' maju2, harus ngejilat ludah sendiri donq :(. (nggga' enak yang jelas). dan kalo udah gituh, mending ngga' usah ngapa2in. tidur ajah! hibernasi, bikin tambah gendut tuh badan! kadang suka muak sama keadaan gue yang terlalu permisif memaklumi kesukaran2 yang males buat dicari solusinya (yang jelas2 ada). tapi lebih jarang lagi bisa memprovokasi diri untuk bisa lebih baik dari hari ini dan kemarin. jadi...tetep...LOE NGGA' PENTING? atau...?
Gaya-gayaan ya, mau nulis tentang beginian. Karena saya juga bingung, mau mulainya dari mana. Semuanya dimulai dari pertanyaan seorang kawan, sebetulnya sudah banyak yang mengajukan pertanyaan yang sama, tapi entah kenapa, rasa ketertarikan untuk mencari tahu lebih menggelora saat ini. Saking menggeloranya, ya itu tadi, bingung mau mulai dari mana. Dan pada akhirnya, saya putuskan untuk untuk menulisnya menjadi 2 (dua) bagian. Pada bagian pertama ini, saya akan menjelaskan, ada apa dengan berkas .csv, sekalipun berkas .csv tersebut dihasilkan oleh sub-menu Biblio Data Export dan telah disunting sesuai dengan kolom-kolom yang tersedia, namun hasil akhirnya tetap tidak bisa masuk dengan baik, ketika kita mengimpor data lewat sub-menu Biblio Data Import . Pada bagian kedua , saya akan menjelaskan tentang bagaimana melakukan proses penyimpanan data, langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan supaya hasil akhir berkas .csv dapat diimpor dengan baik oleh SLiMS. Untuk tulisan ini, saya be...
Komentar