penangkal virus di linux, perlu ngga'?

belakangan ini di kantor rame lagi sama masalah virus komputer. awalnya, cuman satu komputer yang dicurigai, akhirnya, nyebar kemana-mana, lewat flashdisk. syukurnya, cuman ada 3 pc yang make produk tetangga sebelah itu :D. cuman, pc yang make linux jadi sasaran gara2 ada temen yang bilang kalo flashdisknya kena virus setelah digunakan di salah satu komputer ber-linux. hmmm...betul ngga' yach begitu?

awalnya gerah juga, ngga' terima kalo dibilang linux bisa kena virus. ya...setelah dipikir-pikir, linux memang bisa kena virus. kalo kita jorok, ngga' menjaga komputer kita, siapa ajah bisa pake. dengan kata lain, keamanan komputer yang kita pake ngga' terjamin, ya...ngga' di produk tetangga sebelah ngga' di linux, sama ajah. yang membedakan adalah, seberapa jauh virus itu bisa menginfeksi suatu sistem operasi. imo, di produk tetangga, sekali sistem kita terinfeksi, maka dengan mudahnya virus tersebut mengacak semua yang ada di dalam sistem. mau itu file2 dari sistem operasinya sendiri, sampe file2 yang kita miliki (bukan bawaan sistem). ngga' berenti sampe disitu ajah, berlanjut ke tingkat stabilitas sistem. makin banyak virus yang menggelandoti sistem, makin berat sistem untuk bekerja. bahkan, kalo dah parah, buka satu file .txt ajah bisa seabad rasanya. dengan linux, virus memang akan masuk ke dalam sistem, tapi dia ngga' akan pergi kemana-mana. istilahnya terisolir. dengan kata lain, kalo ada satu file yang terinfeksi, sistem di linux tidak akan memberikan izin kepada file terinfeksi tersebut untuk membujuk file2 yang lain untuk diinfeksi :D. cuman, ini semua terjadi bukan tanpa konsekuensi. kalo di produk tetangga, konsekuensinya kita harus instal penangkal virus dan rajin2 update program penangkal virus yang kita miliki, kalo di linux, apakah hal tersebut perlu?

perlu atau ngga'nya, imo, semua berpulang kepada diri kita sendiri, sebagai pengguna. virus di linux memang tidak "mematikan", tapi akan menjadi "mematikan" apabila ada pengguna lain yang menggunakan produk tetangga sebelah. dengan kata lain, kalo kita ngga' menjaga sistem linux yang kita gunakan, sistem kita bisa menjadi semacam "gudang penyimpanan" virus yang mungkin, kita sendiri ngga' menyadarinya. karena, misal, tidak mempengaruhi kinerja sistem linux yang kita miliki. pada akhirnya, keputusan untuk menggunakan penangkal virus di sistem linux kita, lebih kepada untuk menjaga lingkungan sekitar kita supaya aman. seperti yang terjadi di kantor saya, penangkal virus di sistem linux hanya diperlukan untuk memastikan, media berpindah yang masuk ke komputer kita aman, dan tidak berpotensi untuk menyebarkan virus ke komputer2 dengan produk tetangga sebelah :).

Komentar

Postingan Populer