he's back!!!

nonton motogp seri estoril kemaren? WOW...cuman satu kata itu yang bisa keluar dari mulut gue. the doctor emang the doctor sejadi-jadinya. ya...beberapa orang memang bilang, masih lebih hebat mike doohan. still, tiap pembalap punya jamannya masing2. dan saat ini, masih jamannya valentino "the doctor" rossi.

start dari posisi kedua, bukan berarti rossi bisa langsung mimpin. waktu lomba dimulai, posisinya melorot ke posisi ke-4. bukan sesuatu yang mudah buat ngejar kelompok terdepan, waktu itu ada stoner, pedrosa sama hayden. 3 pembalap terdepan itu lagi cepet2nya, apalagi stoner. plus pedrosa yang ngga' mau kalah. berat!

pelan tapi pasti, rossi mulai mencoba buat menyalip pembalap di depannya. diawali dengan hayden, dan kembali pelan tapi pasti, mulai mendekati 2 pembalap terdepan. sebelum rossi ngedeketin stoner dan pedrosa, pertarungan 2 young guns itu emang seru banget. pedrosa kaya' ngga' mau lepas dari ban belakangnya stoner. ketat bro! makin seru lagi, pas rossi mulai mencoba buat nyalip 2 pembalap tersebut. oiya, fyi, waktu balapan kemaren, rossi sebenernya bukan pake mesin yang biasa dia pake. dia pake mesin eksperimen, yang katanya, harus dicoba karena mesin itu adalah masa depannya yamaha di motogp (itu yang gue tangkep dari omongannya komentator). ternyata...luar biasa! masih bisa ngejar honda lah, plus teknik late breakingnya itu loh! tapi tetep, belom bisa nyaingin ducati di trek lurus.

anyway, entah kenapa, perbicangan komentator selama lomba berlangsung ngga' jauh2 dari ban. rossi sama pedrosa pake michelin, sementara stoner pake bridgestone. dan...ternyata perbincangan ban itu memakan korban. stoner kedodoran. gap antara pedrosa-rossi sama stoner makin lebar. keliatannya bridgestone ngga' bisa ngatasin panasnya sirkuit waktu itu. ditambah, power ducati yagn beringas, walhasil, komponnya ngga' bisa ngimbangin. dan...memang, pertarungan antara pedrosa dan rossi luar biasa seru! ban yang sama, kompon yang sama, mesin yang berimbang sama dengan bikin deg2an, belom jelas siapa yang menang, sampe akhirnya rossi melakukan strategi menyalip yang bisa dibilang, itu pembuktian siapa rossi sebenernya. belom saatnya rossi diremehin ;). pedrosa sempet nempel di buntutnya rossi, tapi, tetep, sisa 1 lap ngga' bisa bikin pedrosa berdiri di podium juara 1. hari itu, podium milik rossi.

viva rossi!!! semoga di grandprix motegi nanti, bisa kembali menyaksikan keperkasaan the doctor ;).

Komentar

Postingan Populer